Pushing It Too Hard

Benar. Kita perlu bersungguh sungguh. Tidak boleh sambil lewa. Itu Sunnatullah.

Namun demikian kita juga tidak boleh melampaui batas. Ini Sunnatullah juga. Ramai yang sebegini. Disebabkan semangat yang berkobar-kobar, kita akhirnya membuat sesuatu yang sebenarnya melampaui batas.

Melanggar Hak. Ada akibatnya.

Kita jadi hairan. Kita merasakan kita ikhlas. Kenapa lain pula jadinya? Bukankah semua yang diusahakan itu Demi Agama? Bagaimana pula boleh bersalahan?

Kita lupa Allah Ya Dhaaru Ya Nafi’u dan dalam banyak keadaan kita lupa juga Allah Ya Zahir Ya Batin.

Do what you do best. The best you can do. Today. Lillahitaala. Leave the rest to Allah.

Jadilah Khalifah Allah. Jangan jadi sekutu Allah.

Ya Allah Ya Latif

Dari Abdullah Ibn Mas’ud r.a meriwayatkan bahawa baginda Rasulullah SAW bersabda: “Mahukah daku khabarkan kepadamu siapakah orang yang diharamkan dari api neraka? Dan api neraka tidak akan menyentuhnya. Mereka adalah orang yang menghampiri orang lain dengan lemah lembut, berlebih kurang dan baik hati”.
(HR Tirmizi)

One thought on “Pushing It Too Hard

  1. Pingback: Untuk Apa? | Putera Waktu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s